Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Contoh Makalah Iklan Sampo Pantene



MAKALAH

IKLAN SAMPO PANTENE

Dibuat Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah:
Sistem Multimedia
Dosen Pengampu : Abdurrahman Sidik, S.Sn., M.Ds



Oleh:

MUHAMMAD SETIAWAN : 16710016









PROGRAM STUDI S1 SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN
MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI
BANJARMASIN
2018




KATA PENGANTAR


Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat serta hidayah-Nya terutama nikmat kesempatan dan kesehatan sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul ”Iklan Sampo Pantene”.
Dalam penyusunannya, penulis memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak, karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang turut memberikan dukungan dan kepercayaan yang begitu besar. Penulis berharap isi dari makalah ini bebas dari kekurangan dan kesalahan, namun selalu ada yang kurang. Oleh karena itu, tim penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar makalah ini dapat lebih baik lagi.
Akhir kata penulis berharap agar makalah ini bermanfaat bagi semua pihak.

Banjarmasin,    Desember 2018
Muhammad Setiawan















 








BAB I

PENDAHULUAN


1.1. Latar Belakang

Iklan adalah  kegiatan informasi suatu hal barang atau jasa melalui media masa baik online maupun ofline, media yang digunakan antara lain televisi, Koran, majalah , internet, hp, poster, pamplet, brosur, spanduk  dsb.
Kenapa memilih sampo pantene? “karena sampo pantene terbukti dapat membantu menyehatkan rambut,melindungi dari polusi dan juga dapat melembutkan rambut, oleh sebab itu  memilih produk sampo pantene sebagai produk  yang ingin dibahas.

1.2. Tujuan

1.      Untuk memenuhi nilai tugas pembuatan makalah iklan tentang menyangkut matakuliah multimedia.
2.      Memberikan penjelasan tentang produk sampo pantene yang selama ini kita lihat iklannya di televisi.

1.3. Manfaat

1.      Dapat mengenal lebih jauh tentang produk sampo pantene.
2.      Mengetahui target pemasaran yang dipilih oleh sampo pantene.
3.      Dan dapat mempelajari strategi pemasarannya.






BAB II
PEMBAHASAN


2.1. Definisi Pemasaran dan manajemen Pemasaran

            Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah proses sosial dan manajerial yang seorang atau kelompok memperoleh yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai. Sedangkan menurut The American Marketing Association mendefinisikan pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi. Maka manajemen pemasaran dapat didefinisikan sebagai proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi konsepsi, penetapan harga,promosi dan distribusi ide, baang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi.

2.2. Mendesain Produk merek kemasan dan layanan

            Persaingan dalam dunia bisnis saat ini semakin lama terasa semakin tajam. Persaingan dalam memperebutkan dan mempertahankan konsumen menjadi semakin ketat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya alternatif produk yang dapat dipilih oleh konsumen. Munculnya produk-prosuk yang inovatif secara terus-menerus dalam waktu yang relatif singkat menuntut perusahaan untuk berupaya mengembangkan produk-produknya agar tidak tertinggal oleh pesaing-pesainnya.
Salah satu industri yang dilanda persaingan ketat dewasa ini adalah industri yang bergerak di kategori fast moving product. Jenis barang-barang yang termasuk dalam kategori ini diantaranya adalah minuman, sabun, sampo, pasta gigi, rokok, dan barang-barang lain yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi pasar bagi industri fast moving customer product ini adalah buyer market, dimana konsumen dihadapkan pada begitu banyak pilihan produk variatif sehingga konsumen memiliki kekuatan yang sangat besar dalam menentukan pilihannya. Khususnya pada lini sampo, dimana semakin banyak jenis dan merek yang beredar di pasaran. Konsumen pun semakin jeli dan kritis dalam memilih sampo yang ada. Konsumen akan menggunakan produk sampo yang menurut persepsinya terbaik.
Oleh karena itu, di dalam memasarkan produknya, setiap perusahaan senantiasa berusaha untuk menciptakan keunggulan kompetitif agar mampu bertahan dan sekaligus mampu memenangkan persaingan dengan produk sejenis yang dimiliki oleh para pesaing. Hal ini mertupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh perusahaan P&G (Procter & Gamble) dalam berhadapan dengan ketatnya persaingan.
Dewasaini, P&G sebagai perusahaan multinasional, dalam usaha memperluas pasar yang dikuasainya, khususnya pada lini sampo, dihadapkan kepada berbagai bentuk persaingan yang datang dari pesaingnya. Para pesaingnya, baik itu yang datang dari pesaing lama maupun pesaing baru merupakan ancaman terhadap pertumbuhan pangsa pasar produknya, yakni Pantene. Terbukti dengan menurunnya jumlah pangsa pasar pantene yang pada tahun 1999 telah menguasai pasar sebesar 20% menjadi 18,84 di tahun 2001.

1.        Arti Produk
Produk adalah segala sesuatu yang dapt ditawarkan untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginan.
Produk merupakan variabel pemasaran yang paling mendasar dari bauran pemasaran karena produk merupakan sesuatu yang ditawarkan oleh perusahaan pada pasar. Pantene merupakan produk sampo dengan formula khusus terdapat pro vitamin B5 yang berfungsi menguatkan rambut. Vitamin memberikan lapisan pelindung tambahan bagi kutikula yang mengalami kerusakan akibat faktor cuaca, kimiawi, dan metabolisme tubuh. Kunci keistimewaan produk pantene terletak pada kemampuan formula dalam meningkatkan batang rambut menjadi lebih kuat, khususnya pada bagian yang rusak. Dalam 14 hari rambut bertransformasi menjadi lebih sehat, mudah diatur, lembut kurus, tidak kusut, dan lebih bercahaya.
            Rangkaian produk Pantene baru kini hadir dalam lima varian, yakni Pantene hair fall Control, Pantene Smoot and Silky, Pantene Nourised dan Pantene Long Black.

2.3. Penetapan harga Produk


A.      Pengertian dan Fungsi Harga
Harga adalah nilai pertukaran atas manfaat produk yang umumnya dinyatakan dalam satuan moneter. Harga terbentuk dari kompetensi produk untuk memenuhi tujuan dua pihak yaitu produsen dan konsumen. Produsen memandang harga adalah nilai barang yang mampu memberikan manfaat keuntungan diatas biaya produksinya. Sedangkan konsumen memandang harga adalah nilai barang yang mampu memberikan manfaat atas pemenuhan kebutuhan dan keinginannya.
Fungsi harga untuk perusahaan atau konsumen yaitu :
·         Sebagai sumber pendapatan atau keuntungan perusahaan untuk pencapaian tujuan produsen.
·         Sebagai pengendali tingkat permintaan dan [enawaran permintaan akan meningkatkan (jika harga turun)
·         Dapat mempengaruhi program pemasaran dan fungsi-fungsi bisnis lainnya bagi perusahaan.
·         Mempengaruhi perilaku konsumsi dan pendapatan masyarakat (harga rendah dapat meningkatkan konsumsi masyarakat dan upah yang tinggi bagi jasa masyarakat akan mempengaruhi perilaku konsumsinya).

B.       Faktor Penentu harga
Faktor internal meliputi :
1.    Tujuan pemasaran (biaya, penguasaan pasar dan usaha)
2.    Strategi marketing mix (aspek harga dan non-harga)
3.    Organisai (struktur, skala dan tipe)


Faktor eksternal meliputi :
1.    Elastisitas permintaan dan kondisi persaingan pasar
2.    Harga pesaing dan reaksi pesaing terhadap perubahan harga
3.    Lingkungan mikro (pemasok, penyalur, asosiasi, dan masyarakat), lingkungan makro (pemerintah, cadangan sumber daya, keadaan masyarakat sosial).

Tahap Penentuan Harga :
1.    Memilih tujuan dan orientasi harga
2.    Memperkirakan permintaan produk dan perilakunya
3.    Memperkirakan biaya dan perilakunya
4.    Melakukan analisis perilaku pesaing
5.    Menentukan strategi harga
6.    Menyesuaikan harga akhir

Strategi-strategi harga :
1.    Strategi harga berorientasi kepada biaya
Strategi harga yang berorientasi kepada biaya akan mendasarkan pada perhitungan biaya (tetap dan variabel) dan menentukan target keuntungan yang diinginkan (atau target pengembalian investasi) untuk dapat menetapkan harga.
2.    Strategi harga berorientasi kepada permintaan
Penetapan harga yang berorientasikan kepada permintaan akan mempertimbangkan kondisi permintaan pasar. Harga akan di serap apabila ada permintaan, atau dengan kata lain harga dapat ditetapkan menurut tingkat permintaanya. Sehingga perusahaan perlu memahani sampai dimana permintaan terhadap barang tersebut terbentuk. Dengan mempertimbangkan permintaan pasar, maka strategi harga ini dapat diarahkan untuk mencapai tingkat atau pertumbuhan penjualan atau market-share.

C.       Kebijakan dan metode penetapan harga
Adapun harga yang ditawarkan oleh produk pantene lihat tabel dibawah ini :
Nama Barang
Harga (Rp)
Kelompok
1. 
Pantene Scalp 90ml- Sampo
8.000,-
Pembersih
2.
Pantene Sampo Anti Ketombe 90ml
8.000,-
Pembersih
3.
Pantene Hair Fall Sampo 90ml
8.000,-
Pembersih
4.
Pantene Pro-V Smooth & Silky 90ml- Sampo
8.000,-
Pembersih
5.
Pantene Hitam Panjang 90ml- Sampo
8.000,-
Pembersih
6.
Pantene Pro-V Total Care 90ml-Shampo
8.000,-
Pembersih
7.
Pantene Pro-V 5ml-Shampo
1.800,-
Pembersih
8.
Pantene Pro-V Hitam Panjang 5ml
Shampo
1.800,-
Pembersih
9.
Pantene Pro-V Rambut Rontok 5ml 4s
Shampo
1.800,-
Pembersih
10.
Pantene Pro-V Antiketombe 200ml
Shampo
16.000,-
Pembersih
11.
Pantene Pro-V Hairfall Control 200ml
Shampo
16.000,-
Pembersih
12.
Pantene Harifall Conditioner 180ml
17.500,-
Pembersih
13.
Pantene Smooth & Silky Conditioner
180ml
17.500,-
Pembersih
14.
Pantene Pro-V Hijau 4s-Shampo
450,-
Pembersih
15.
Pantene Pro-V Perawatan Total 5ml
/sachet
1.800,-
Pembersih
16.
Pantene Long Black 200ml-Shampo
16.000,-
Pembersih
17.
Pantene Total Care 200ml-Shampo
16.000,-
Pembersih


D.       Lingkungan makro
penentuan harga produk sampo pantene, mulai dari pemasok harganya lebih murah sesuai harga pasaran pabrik, akan tetapi apabila sudah sampai kepada perantara harganya dinaikan karena perantara ingin mempunyai keuntungan dari hasil produk sampo Pantene tersebut. Apabila telah sampai kepada pelanggan harga akan berubah menjadi sedikit mahal sesuai dengan ketetapan harga pemasaran.

2.4. Lingkungan Pemasaran

            Lingkungan pemasaran erupakan kekuatan-kekuatan linngkungan makro dan lingkungan mikro yang mempengaruhi sistem pemasaran perusahaan yang merupakan peluang dan ancaman.
Kita bisa mengambil sample analisa linkungan pemasaran yaitu dari produk Sampo Pantene, yang akan di analisa dengan menggunakan konsep analisa lingkungan ekternal.
Kekuatan Lingkungan Makro :

A. Demografi
            Dilihat dari segi demografi yaitu di negara indonesia, produk sampo pantene sangat cocok digunakan khusus bagi para wanita maupun pria dari usia remaja hingga dewasa, karena dilihat dari segi iklim yang ada di indonesia yaituiklim tropis yang membuat kulit kepala menjadi rusak dan rambut menjadi mudah patah dan kering bila terkena matahati, maka sampo pantene memberikan kenyamanan bagi rambut wanita maupun pria.
Karena kandungan dari sampo pantene terdapat provitamin B5 yang berfungsi menguatkan rambut. Vitamin memberi lapisan pelindung tambahan bagi kutikula yang mengalami kerusakan akibat faktor cuaca, kimia dan metabolisme tubuh.

B. Ekonomi
            Melihat keadaan sektor ekonomi yang ada di wilayah indonesia yang sedang mengalami perkembangan dan era globalisasi terutama bagi para masyarakat yang terdiri dari beberapa golongan, terdiri dari kelas atas, menengah maupun bawah dari penghasilan masyarakat yang penghasilannya perbulan diatas maupun dibwah upah minimum kerja, Sampo Pantene bisa dibeli di toko-toko atau warung terdekat oleh masyarakat sekitar yang ingin mencoba produk Pantene terutama bagi para wanita yang mempunyai rambut panjang dan lebat. Karena harga sampo Pantene sangat murah mulai dari Rp. 500,- satu set sangat terjangkau bagi golongan manapun murah dan higienis.

C. Teknologi
            Dengan adanya teknologi dan infomatika yang sangat canggih terutama di bidang komunikasi yang mudah berkembang di seluruh, dunia baik diluar maupun didalam negeri. Produk sampo pantene dalam pembuatan suatu produk dari segi desain hingga ke pada kemasan menggunakan mesin-mesin yang sangat mutakhir yang dirancang kusus untuk menjadi produk yang berkualitas dan bermutu di kalangan konsumen, dari segi pemasaran dan periklanan produk Pantene menggunakan teknologi informasi untuk menyampaikan produknya melalui alat elektronik seperti televisi dan internet, yang bertujuan untuk memenuhi pangsa pasar dan daya tarik konsumen terhadap produk sampo Pantene.

D. Politik
            Peristiwa politik dan sosial yang terjadi di Indonesia saat ini dapat memberi dampak merugikan pada kegiatan bisnis di Indonesia. Indonesia telah mengalami proses perubahan demokrasi, yang mengakibatkan timbulnya berbagai peristiwa sosial dan politik yang menimbulkan ketidakpastian peta politik di Indonesia. Peristiwa ini secara umum telah menimbulkan ketidakpastian politik, di samping gejolak sosial dan sipil yang tercermin dengan adanya sejumlah kejadian dalam beberapa tahun terakhir.Tidak ada jaminan bahwa situasi politik di Indonesia akan stabil atau Pemerintah akan menerapkan kebijakan ekonomi yang kondusif untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi atau yang tidak berdampak negatif terhadap kondisi regulasi produk sampo Pantene pada saat ini.





E. Sosial Budaya
            Dengan adanya sosialisasi para masyarakat terhadap produk sampo Pantene, maka pangsa pasar sampo pantene semakin meningkat karena adanya konsumen yang mengsosialisasikan sampo Pantene dengan cara komunikasi dari  mulut kemulut agar mencoba produk sampo pantene, maka para masyarakat banyak yang menjadi pelanggan sampo pantene. Selain itu adanya budaya mencontoh dari iklan Pantene yaitu suatu strategi yang sangat baik, Pantene mengadakan kompetisi yaitu pantene hair model pencarian bintang pantene, yang
dikususkan bagi para wanita yang mempunyai rambut panjang hitam dan lebat, yang menjadi kebiasaan bagi para wanita untuk menggunakan sampo Pantene agar terpilih menjadi bintang iklan sampo Pantene.

2.5.  Perilaku Pasar

            Prilaku pasar adalah pola kebiasaan pasar meliputi proses (mental) pengambilan keputusan serta kegiatan fisik individual atau organisasional terhadap produk tertentu, konsisten selama periode waktu tertentu. Kegiatankegiatan prilaku meliputi tindakan penilaiain, keyakinan, usaha memperoleh, pola, penggunaan, maupun penolakan suatu produk.
Sampo Pantene sebagian yang menggunakan adalah perempuan dan lakilaki, baik dari kalangan remaja sampai kalangan orang tua, dan harganya Rp. 500 per set, biasanya sampo Pantene digunakan apabila seseorang ingin mencuci rambut dan dibeli diwarung atau toko-toko terdekat, seseorang membeli sampo pantene karena mereka membutuhkan sampo tersebut untuk perawatan rambut supaya sehat dan indah pada saat mandi atau pun creambat. Proses membeli sampo pantene tersebut adalah orang tersebut ingin mendapat perawatan rambut indah sehat tanpa ketombe dan berkilau.

A. Karakteristik yang mempengaruhi pembelian
            Yang menjadi pengaruh konsumen untuk membeli sampo Pantene adalah
keunggulan sampo pantene tersebut yaitu Untuk mendapatkan rambut yang sehat
dan indahUntuk menjaga kebersihan dan keharuman Untuk menghilangkan
ketombe Sekedar coba-coba. Adapun dalam segi kemasan yang dapat mudah di ingat oleh para konseman yaitu dari segi ukuran kemasan 5 ml (sachet) 100 ml 200 ml 400 ml. Faktor inilah yang mempengaruhi konsumen tertarik untuk membeli sampo Pantene.

B. Proses Kepuasan Membeli
            Menurut Kotler tahap- tahap yang dilewati pembeli untuk mencaoai
keputusan membeli melewati 5 tahap-tahap, yaitu :
a. Pengenalan Masalah
b. Pencarian informasi
c. evaluasi alternatif
d. Keputusan membeli
e. Tingkat laku pasca pembelian
Dari kelima tahapan diatas kebanyakan konsumen sampo Pantene dalam
melakukan keputusan membeli, yaitu dengan cara pencarian informasi melalui
Televisi, Radio, Majalah, Surat kabar, Papan reklame, Teman atau saudara.

C. Pasar Konsumen
            Pasar konsumen adalah pasar yang dimana pembelinya dalah individual
yang membeli produk untuk digunakan atau disewakan.
Faktor yang mempengaruhi prilaku pembelian tehadap sampo pantene
adalah karena adanya :
·         Faktor budaya
Contoh: dalam lingkungan keluarga seorang ibu rumah tangga kebiasan menggunakan sampo pantene, dalam jangka waktu 1minggu sekali, sebab apabila digunakan setiap hari maka membuat kulit kepala menjadi rusak dan berketombe, maka mulai dari anak- anaknya ikut juga mencoba dan merasakan shal-hal seperti itu.
·         Faktor sosial
Contoh: dalam lingkungan masyarakat seseorang mulai mencoba mempengaruhi orang-oarang agar mencoba sampo pantene.
·         Faktor Pribadi
Contoh : Dari faktor usia, kebanyakan yang memakai sampo Pantene adalah para remaja, karena seusia itu perawatan rambut harus benar- benar di jaga dan terpilihlah sampo pantene untuk menjaga kesehatan dan keindahan rambut.
·         Faktor psikologis
Contoh : Dengan adanya iklan pantene dengan model perempuan berambut panjang sehat dan indah, maka seseorang temotivasi ingin memiliki rambut seperti model bintang iklan tersebut.

2.6. Target Pasar

            Target pasar paroduk sampo Panten yaitu kepada supermarket,grosir,salon hingga kepada pengecer kemudian sampailah kepada para konsumen. Hal itu
dilakukan karena dana yangterbatas, segmen tersebut tidak memiliki pesaing, dan merupakan segmen yang paling tepat sebagai landasan untuk ekspansi ke segmen lainnya.

A. Segmentasi Pasar dan Posisi Keunggulan
            Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar keseluruhan suatu produk atau jasa yang bersifat heterogen kedalam beberapa segmen, di mana masing-masing segmenya cenderung bersifat homogen dalm segala aspek. Segmentasi pasar sampo pantene lebih di targetkan kepada segmentasi pasar konsumen yaitu membentuk segmen pasar dengan menggunakan ciri-ciri konsumen, kemudiaan perusahaan akan menelaah apakah segmen-segmen konsumen ini menunjukan kebutuhan atau tanggapan produk yang berbeda.
Positioning berhubungan dengan upaya identifikasi, pengembangan, dan komunikasi keunggulan yang bersifat khas serta unik. Keunggulan dari sampo pantene adalah komposisi produk tersebut dari bahan-bahan alami dan berkhasiat untuk merawat rambut rusak, selain dari
komposisi kemasannya pun di desain cukup unik sehingga mudah di ingat oleh para konsumennya. Sehingga memberikan keunggulan dari para pesaing produk sampo lainnya.
B. Jenis Pasar
            Pemasaran yang dilakukan oleh produk sampo Pantene termasuk kedalam
jenis Pasar persaingan sempurna karena :
·         Jumlah pembeli dan penjual banyak
·         Barang yang diperjualbelikan bersifat homogen
·         Sumber produksi bebas bergerak
·         Pembeli dan penjual mengetahui keadaan pasar

2.7. Saluran Distribusi

            Saluran Distribusi adalah suatu jalur perantara pemasaran baik transportasi maupun penyimpanan suatu produk barang dan jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. Saluran distibusi dipengaruhi faktor. Di antara pihak produsen dan konsumen terdapat perantara pemasaran yaitu wholesaler (distributor/agen) yang melayani pembeli retailer (peritel) dan juga retailer (peritel) yang mengecerkan produk kepada konsumen akhir.

A. Fungsi Saluran Distribusi
Fungsi utama saluran distribusi adalah menyalurkan barang dari produsen ke konsumen, maka perusahaan dalam melaksanakan dan menentukan saluran distribusi harus melakukan pertimbangan yang baik.
Adapun fungsi-fungsi saluran distribusi menurut Kotler (1997 : 531 : 531-532) adalah :
·      Information, yaitu mengumpulkan informasi penting tentang konsumen dan pesaing untuk merencanakan dan membantu pertukaran.
·      Promotion, yaitu pengembangan dan penyebaran komunikasi persuasiftentang produk yang ditawarkan.
·      Negotiation, yaitu mencoba untuk menyepakati harga dan syarat-syarat lain, sehingga memungkinkan perpindahan hak pemilikan.
·      Ordering, yaitu pihak distributor memesan barang kepada perusahaan.
·      Payment, yaitu pembeli membayar tagihan kepada penjual melalui bank atau lembaga keuangan lainnya.
·      Title, yaitu perpindahan kepemilikan barang dari suatu organisasi atau orangkepada organisasi / orang lain.
·      Physical Possesion, yaitu mengangkut dan menyimpan barang-barang dari bahan mentah hingga barang jadi dan akhirnya sampai ke konsumen akhir.
·      Financing, yaitu meminta dan memanfaatkan dana untuk biaya-biaya dalam pekerjaan saluran distribusi.
·      Risk Taking, yaitu menanggung resiko sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan saluran distribusi.

B. Strategi dan keputusan rancangan saluran distribusi
Saluran distribusi Produk sampo Pantene salah satunya yaitu penyaluran meliputi:

Produsen – Agen – Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen
Dalam saluran distribusi, produsen sering menggunakan agen sebagai perantara untuk menyalurkan barangnya kepada pedagang besar yang kemudian menjualnya kepada toko-toko kecil. Agen yang terlihat dalam saluran distribusi
ini terutama agen penjualan. (Swastha dan Irawan, 1997, p.295-297)
Produsen ---> Wholesaler ---> Retailer ---> Konsumen

2.8. Komunikasi Pemasaran

Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan
mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi
atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.
Tujuan Promosi

1.    Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.

A. Bauran promosi
            Bauran promosi merupakan gabugan dari berbagai jenis promosi yang ada
untuk suatu produk yang sama agar hasil dari kegiatan promo yang dilakukan dapat memberikan hasil yang maksimal. Maka dari itu produk sampo Pantene agar lebih efektif untuk memudahkan pengenalan produk maka sampo Pantene
melakukan bauran promosi meliputi :
- Iklan seperti iklan koran, tellevisi, majalah, radio, katalog, poster, dll.
- Publisitas positif maksimal dari pihak-pihak luar.
- Promosi dari mulut ke mulut dengan memaksimalkan hal-hal positif.
- Promosi penjualan dengan ikut pameran, membagikan sampel, dll.
- Public relation / PR yang mengupayakan produk diterima masyarakat.
- Personal selling / penjualan personil yang dilakukan tatap muka langsung.

B. Iklan
            Untuk pembuatan iklan, agar lebih efektif sampo pantene menampilkan
iklan di televisi dengan menggunakan bintang iklan perempuan dengan rambut
panjang indah sehat dan berkemilau. Selain di iklankan di televisi produk sampo
Pantene mempromosikan iklan meliputi radio, famplete, baliho, majalah,dan
koran.

C. Promosi penjualan
            Sales PromotionMerupakan suatu bujukan langsung yang menawarkan insentif atau nilai lebih untuk suatu produk pada sales force, distributor atau konsumen langsung dengan tujuan utama yaitu menciptakan penjualan yang segera. Definisi promosi penjualan menurut institute of sales promotion in England: Promosi penjualan terdiri dari serangkaian teknik yang digunakaan untuk mencapai sasaran-sasaran penjualan/ pemasaran dengan menggunakan biaya yang efektif, dengan memberikan nilai tambah pada produk atau jasa baik kepada para perantara maupun pemakai langsung, biasanya tidak dibatasi dalam jangka waktu tertentu.

Produk sampo Pantene dalam melakukan Promosi penjualan diarahkan pada pengecer, pelangan dan tenaga penjualan. Pengecer akan bekerja lebih keras jika diberi penawaran diskon harga, jatah iklan dan display, dan produk-produk gratis.Mungkin pelanggan membeli produk kita jika disediakan kupon-kupon potongan harga, paket harga, hadiah-hadiah dan jaminan-jaminan. Tenaga penjual akan beroperasi dengan lebih giat sebagai respons atas diselenggarakannya konteskontes berhadiah untuk kinerja terbaik.
















BAB III
PENUTUP


3.1. Simpulan

·         Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah proses sosial dan manajerial yang seseorang atau kelompok memperoleh yang mereka butuhkan dan inginkn melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai.
·         Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginanan
·         Harga adalah nilai pertukaran atas manfaaat produk yang umumnya dinyatakan dalam satuan moneter.
·         Lingkungan pemasaran erupakan kekuatan-kekuatan linngkungan makro dan lingkungan mikro yang memperngaruhi sistem pemasaran perusahaan yang merupakan peluang dan ancaman.
·         Prilaku pasar adalah pola kebiasaan pasar meliputi proses (mental) pengambilan keputusan serta kegiatan fisik individual atau organisasional terhadap produk tertentu, konsisten selama periode waktu tertentu.
·         Pasar konsumen adalah pasar yang dimana pembelinya dalah individual yang membeli produk untuk digunakan atau disewakan.
·         Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar keseluruhan suatu produk atau jasa yang bersifat heterogen kedalam beberapa segmen, di mana masing-masing segmenya cenderung bersifat homogen dalm segala aspek,
·         Saluran Distribusi adalah suatu jalur perantara pemasaran baik transportasi maupun penyimpanan suatu produk barang dan jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. Saluran distibusi dipengaruhi faktor.
·         Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.

·         Bauran promosi merupakan gabugan dari berbagai jenis promosi yang ada untuk suatu produk yang sama agar hasil dari kegiatan promo yang dilakukan dapat memberikan hasil yang maksimal.
·         Sales PromotionMerupakan suatu bujukan langsung yang menawarkan insentif atau nilai lebih untuk suatu produk pada sales force, distributor atau konsumen langsung dengan tujuan utama yaitu menciptakan penjualanyangsegera.
·         Personal selling atau penjualan pribadi merupakan interaksi langsung dengan satu calon pembeli atau lebih guna melakukan presentasi, menjawab pertanyaan dan menerima pesanan.

3.2. Saran

            Penulis menyarankan agar untuk analisa sebuah produk, harus sesuai dengan data dan informasi sesuai analisa dan metode- metode yang obyektif, supaya data-data yang didapat mudah di informasikan dan teruji kebenaranya. Menggunakan berbagai macam media pengiklanan di internet.















DAFTAR PUSTAKA


Apriadi. 2009. “Pengertian, Jenis dan Fungsi Iklan” (Online). http://triantoroblogs.blogspot.com/2009/10/pengertian-fungsi-iklan.html (Diunduh pada tanggal 1 Desember 2018).
Edward. 2011. “Definisi Periklanan Menurut Beberapa Ahli ” (Online). http://oaththinking.blogspot.com/2011/04.html. (Diunduh pada tanggal 1 Desember 2018).
Kumpulanistilahcom. 2010. “Syarat – Syarat Iklan” (Online). http://id.shvoong.com. (Diunduh pada tanggal 1 Desember 2018).
Melati, Dwinda Aulia. 2010. “Teori Iklan” (Online). http://www.blogtopsites.com.html (Diunduh pada tanggal 2 desember 2018).


Post a Comment for "Contoh Makalah Iklan Sampo Pantene"