Contoh Makalah Iklan Sampo Pantene
MAKALAH
IKLAN SAMPO PANTENE
Dibuat Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah:
Sistem Multimedia
Dosen Pengampu : Abdurrahman Sidik, S.Sn., M.Ds
Oleh:
MUHAMMAD SETIAWAN : 16710016

PROGRAM STUDI S1 SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN
MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI
BANJARMASIN
2018
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT yang telah
memberikan nikmat serta hidayah-Nya terutama nikmat kesempatan dan kesehatan
sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan
judul ”Iklan Sampo Pantene”.
Dalam penyusunannya, penulis memperoleh banyak
bantuan dari berbagai pihak, karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang turut memberikan dukungan dan
kepercayaan yang begitu besar. Penulis berharap isi dari makalah ini bebas dari
kekurangan dan kesalahan, namun selalu ada yang kurang. Oleh karena itu, tim
penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar makalah ini dapat
lebih baik lagi.
Akhir kata penulis berharap agar makalah ini
bermanfaat bagi semua pihak.
Banjarmasin, Desember 2018
Muhammad Setiawan
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Iklan
adalah kegiatan informasi suatu hal barang atau jasa melalui
media masa baik online maupun ofline, media yang digunakan antara lain televisi, Koran, majalah , internet, hp, poster, pamplet, brosur, spanduk dsb.
Kenapa
memilih sampo pantene? “karena sampo pantene terbukti dapat
membantu menyehatkan rambut,melindungi dari polusi dan juga dapat melembutkan
rambut, oleh sebab itu memilih produk sampo
pantene sebagai produk yang ingin dibahas.
1.2. Tujuan
1.
Untuk memenuhi nilai tugas pembuatan makalah iklan tentang menyangkut matakuliah multimedia.
2. Memberikan penjelasan tentang produk sampo pantene yang selama ini kita
lihat iklannya di televisi.
1.3. Manfaat
1. Dapat mengenal lebih jauh tentang produk sampo pantene.
2. Mengetahui target pemasaran yang dipilih oleh sampo pantene.
3. Dan dapat mempelajari strategi pemasarannya.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Definisi Pemasaran dan manajemen Pemasaran
Menurut Philip Kotler, pemasaran
adalah proses sosial dan manajerial yang seorang atau kelompok memperoleh yang
mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan
nilai. Sedangkan menurut The American Marketing Association mendefinisikan
pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga,
promosi dan distribusi ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang
memuaskan tujuan individu dan organisasi. Maka manajemen pemasaran dapat
didefinisikan sebagai proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi konsepsi,
penetapan harga,promosi dan distribusi ide, baang dan jasa untuk menciptakan
pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi.
2.2. Mendesain Produk merek kemasan dan layanan
Persaingan dalam dunia bisnis
saat ini semakin lama terasa semakin tajam. Persaingan dalam memperebutkan dan
mempertahankan konsumen menjadi semakin ketat. Hal ini terlihat dari semakin
banyaknya alternatif produk yang dapat dipilih oleh konsumen. Munculnya
produk-prosuk yang inovatif secara terus-menerus dalam waktu yang relatif
singkat menuntut perusahaan untuk berupaya mengembangkan produk-produknya agar
tidak tertinggal oleh pesaing-pesainnya.
Salah satu industri yang dilanda persaingan ketat dewasa ini adalah
industri yang bergerak di kategori fast
moving product. Jenis barang-barang yang termasuk dalam kategori ini
diantaranya adalah minuman, sabun, sampo, pasta gigi, rokok, dan barang-barang
lain yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi pasar bagi industri fast
moving customer product ini adalah buyer
market, dimana konsumen dihadapkan pada begitu banyak pilihan produk
variatif sehingga konsumen memiliki kekuatan yang sangat besar dalam menentukan
pilihannya. Khususnya pada lini sampo, dimana semakin banyak jenis dan merek
yang beredar di pasaran. Konsumen pun semakin jeli dan kritis dalam memilih sampo
yang ada. Konsumen akan menggunakan produk sampo yang menurut persepsinya
terbaik.
Oleh karena itu, di dalam memasarkan produknya, setiap perusahaan
senantiasa berusaha untuk menciptakan keunggulan kompetitif agar mampu bertahan
dan sekaligus mampu memenangkan persaingan dengan produk sejenis yang dimiliki
oleh para pesaing. Hal ini mertupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh
perusahaan P&G (Procter & Gamble) dalam berhadapan dengan ketatnya
persaingan.
Dewasaini, P&G sebagai perusahaan multinasional, dalam usaha
memperluas pasar yang dikuasainya, khususnya pada lini sampo, dihadapkan kepada
berbagai bentuk persaingan yang datang dari pesaingnya. Para pesaingnya, baik
itu yang datang dari pesaing lama maupun pesaing baru merupakan ancaman
terhadap pertumbuhan pangsa pasar produknya, yakni Pantene. Terbukti dengan
menurunnya jumlah pangsa pasar pantene yang pada tahun 1999 telah menguasai
pasar sebesar 20% menjadi 18,84 di tahun 2001.
1.
Arti
Produk
Produk adalah segala sesuatu
yang dapt ditawarkan untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginan.
Produk merupakan variabel pemasaran yang paling mendasar dari bauran
pemasaran karena produk merupakan sesuatu yang ditawarkan oleh perusahaan pada
pasar. Pantene merupakan produk sampo dengan formula khusus terdapat pro
vitamin B5 yang berfungsi menguatkan rambut. Vitamin memberikan lapisan
pelindung tambahan bagi kutikula yang mengalami kerusakan akibat faktor cuaca,
kimiawi, dan metabolisme tubuh. Kunci keistimewaan produk pantene terletak pada
kemampuan formula dalam meningkatkan batang rambut menjadi lebih kuat, khususnya
pada bagian yang rusak. Dalam 14 hari rambut bertransformasi menjadi lebih
sehat, mudah diatur, lembut kurus, tidak kusut, dan lebih bercahaya.
Rangkaian produk Pantene
baru kini hadir dalam lima varian, yakni Pantene hair fall Control, Pantene
Smoot and Silky, Pantene Nourised dan Pantene Long Black.
2.3. Penetapan harga Produk
A.
Pengertian
dan Fungsi Harga
Harga adalah nilai pertukaran
atas manfaat produk yang umumnya dinyatakan dalam satuan moneter. Harga
terbentuk dari kompetensi produk untuk memenuhi tujuan dua pihak yaitu produsen
dan konsumen. Produsen memandang harga adalah nilai barang yang mampu
memberikan manfaat keuntungan diatas biaya produksinya. Sedangkan konsumen
memandang harga adalah nilai barang yang mampu memberikan manfaat atas
pemenuhan kebutuhan dan keinginannya.
Fungsi harga untuk perusahaan
atau konsumen yaitu :
·
Sebagai sumber pendapatan atau keuntungan perusahaan
untuk pencapaian tujuan produsen.
·
Sebagai pengendali tingkat permintaan dan [enawaran
permintaan akan meningkatkan (jika harga turun)
·
Dapat mempengaruhi program pemasaran dan
fungsi-fungsi bisnis lainnya bagi perusahaan.
·
Mempengaruhi perilaku konsumsi dan pendapatan
masyarakat (harga rendah dapat meningkatkan konsumsi masyarakat dan upah yang
tinggi bagi jasa masyarakat akan mempengaruhi perilaku konsumsinya).
B.
Faktor
Penentu harga
Faktor internal meliputi :
1.
Tujuan pemasaran (biaya, penguasaan pasar dan usaha)
2.
Strategi marketing mix (aspek harga dan non-harga)
3.
Organisai (struktur, skala dan tipe)
Faktor eksternal meliputi :
1.
Elastisitas permintaan dan kondisi persaingan pasar
2.
Harga pesaing dan reaksi pesaing terhadap perubahan
harga
3.
Lingkungan mikro (pemasok, penyalur, asosiasi, dan
masyarakat), lingkungan makro (pemerintah, cadangan sumber daya, keadaan
masyarakat sosial).
Tahap Penentuan Harga :
1.
Memilih tujuan dan orientasi harga
2.
Memperkirakan permintaan produk dan perilakunya
3.
Memperkirakan biaya dan perilakunya
4.
Melakukan analisis perilaku pesaing
5.
Menentukan strategi harga
6.
Menyesuaikan harga akhir
Strategi-strategi harga :
1.
Strategi harga berorientasi kepada biaya
Strategi harga yang berorientasi kepada biaya akan
mendasarkan pada perhitungan biaya (tetap dan variabel) dan menentukan target
keuntungan yang diinginkan (atau target pengembalian investasi) untuk dapat
menetapkan harga.
2.
Strategi harga berorientasi kepada permintaan
Penetapan harga yang berorientasikan kepada
permintaan akan mempertimbangkan kondisi permintaan pasar. Harga akan di serap
apabila ada permintaan, atau dengan kata lain harga dapat ditetapkan menurut
tingkat permintaanya. Sehingga perusahaan perlu memahani sampai dimana
permintaan terhadap barang tersebut terbentuk. Dengan mempertimbangkan
permintaan pasar, maka strategi harga ini dapat diarahkan untuk mencapai
tingkat atau pertumbuhan penjualan atau market-share.
C.
Kebijakan
dan metode penetapan harga
Adapun harga yang ditawarkan oleh
produk pantene lihat tabel dibawah ini :
Nama Barang
|
Harga (Rp)
|
Kelompok
|
|
1.
|
Pantene Scalp 90ml- Sampo
|
8.000,-
|
Pembersih
|
2.
|
Pantene Sampo Anti Ketombe 90ml
|
8.000,-
|
Pembersih
|
3.
|
Pantene Hair Fall Sampo 90ml
|
8.000,-
|
Pembersih
|
4.
|
Pantene Pro-V Smooth & Silky 90ml- Sampo
|
8.000,-
|
Pembersih
|
5.
|
Pantene Hitam Panjang 90ml- Sampo
|
8.000,-
|
Pembersih
|
6.
|
Pantene Pro-V Total Care 90ml-Shampo
|
8.000,-
|
Pembersih
|
7.
|
Pantene Pro-V 5ml-Shampo
|
1.800,-
|
Pembersih
|
8.
|
Pantene Pro-V Hitam Panjang 5ml
Shampo |
1.800,-
|
Pembersih
|
9.
|
Pantene Pro-V Rambut Rontok 5ml 4s
Shampo |
1.800,-
|
Pembersih
|
10.
|
Pantene Pro-V Antiketombe 200ml
Shampo |
16.000,-
|
Pembersih
|
11.
|
Pantene Pro-V Hairfall Control 200ml
Shampo |
16.000,-
|
Pembersih
|
12.
|
Pantene Harifall Conditioner 180ml
|
17.500,-
|
Pembersih
|
13.
|
Pantene Smooth & Silky Conditioner
180ml |
17.500,-
|
Pembersih
|
14.
|
Pantene Pro-V Hijau 4s-Shampo
|
450,-
|
Pembersih
|
15.
|
Pantene Pro-V Perawatan Total 5ml
/sachet |
1.800,-
|
Pembersih
|
16.
|
Pantene Long Black 200ml-Shampo
|
16.000,-
|
Pembersih
|
17.
|
Pantene Total Care 200ml-Shampo
|
16.000,-
|
Pembersih
|
D.
Lingkungan
makro
penentuan harga produk sampo
pantene, mulai dari pemasok harganya lebih murah sesuai harga pasaran pabrik,
akan tetapi apabila sudah sampai kepada perantara harganya dinaikan karena
perantara ingin mempunyai keuntungan dari hasil produk sampo Pantene tersebut.
Apabila telah sampai kepada pelanggan harga akan berubah menjadi sedikit mahal
sesuai dengan ketetapan harga pemasaran.
2.4. Lingkungan Pemasaran
Lingkungan pemasaran erupakan
kekuatan-kekuatan linngkungan makro dan lingkungan mikro yang mempengaruhi
sistem pemasaran perusahaan yang merupakan peluang dan ancaman.
Kita bisa mengambil sample analisa linkungan
pemasaran yaitu dari produk Sampo Pantene, yang akan di analisa dengan
menggunakan konsep analisa lingkungan ekternal.
Kekuatan Lingkungan Makro :
A. Demografi
Dilihat dari segi demografi
yaitu di negara indonesia, produk sampo pantene sangat cocok digunakan khusus
bagi para wanita maupun pria dari usia remaja hingga dewasa, karena dilihat
dari segi iklim yang ada di indonesia yaituiklim tropis yang membuat kulit
kepala menjadi rusak dan rambut menjadi mudah patah dan kering bila terkena
matahati, maka sampo pantene memberikan kenyamanan bagi rambut wanita maupun
pria.
Karena kandungan dari sampo pantene terdapat
provitamin B5 yang berfungsi menguatkan rambut. Vitamin memberi lapisan
pelindung tambahan bagi kutikula yang mengalami kerusakan akibat faktor cuaca,
kimia dan metabolisme tubuh.
B. Ekonomi
Melihat keadaan sektor ekonomi
yang ada di wilayah indonesia yang sedang mengalami perkembangan dan era
globalisasi terutama bagi para masyarakat yang terdiri dari beberapa golongan,
terdiri dari kelas atas, menengah maupun bawah dari penghasilan masyarakat yang
penghasilannya perbulan diatas maupun dibwah upah minimum kerja, Sampo Pantene
bisa dibeli di toko-toko atau warung terdekat oleh masyarakat sekitar yang
ingin mencoba produk Pantene terutama bagi para wanita yang mempunyai rambut
panjang dan lebat. Karena harga sampo Pantene sangat murah mulai dari Rp. 500,-
satu set sangat terjangkau bagi golongan manapun murah dan higienis.
C. Teknologi
Dengan adanya teknologi dan
infomatika yang sangat canggih terutama di bidang komunikasi yang mudah
berkembang di seluruh, dunia baik diluar maupun didalam negeri. Produk sampo
pantene dalam pembuatan suatu produk dari segi desain hingga ke pada kemasan
menggunakan mesin-mesin yang sangat mutakhir yang dirancang kusus untuk menjadi
produk yang berkualitas dan bermutu di kalangan konsumen, dari segi pemasaran
dan periklanan produk Pantene menggunakan teknologi informasi untuk menyampaikan
produknya melalui alat elektronik seperti televisi dan internet, yang bertujuan
untuk memenuhi pangsa pasar dan daya tarik konsumen terhadap produk sampo
Pantene.
D. Politik
Peristiwa politik dan
sosial yang terjadi di Indonesia saat ini dapat memberi dampak merugikan pada
kegiatan bisnis di Indonesia. Indonesia telah mengalami proses perubahan
demokrasi, yang mengakibatkan timbulnya berbagai peristiwa sosial dan politik
yang menimbulkan ketidakpastian peta politik di Indonesia. Peristiwa ini secara
umum telah menimbulkan ketidakpastian politik, di samping gejolak sosial dan
sipil yang tercermin dengan adanya sejumlah kejadian dalam beberapa tahun
terakhir.Tidak ada jaminan bahwa situasi politik di Indonesia akan stabil atau
Pemerintah akan menerapkan kebijakan ekonomi yang kondusif untuk mempertahankan
pertumbuhan ekonomi atau yang tidak berdampak negatif terhadap kondisi regulasi
produk sampo Pantene pada saat ini.
E. Sosial
Budaya
Dengan adanya sosialisasi para
masyarakat terhadap produk sampo Pantene, maka pangsa pasar sampo pantene
semakin meningkat karena adanya konsumen yang mengsosialisasikan sampo Pantene
dengan cara komunikasi dari mulut
kemulut agar mencoba produk sampo pantene, maka para masyarakat banyak yang
menjadi pelanggan sampo pantene. Selain itu adanya budaya mencontoh dari iklan
Pantene yaitu suatu strategi yang sangat baik, Pantene mengadakan kompetisi
yaitu pantene hair model pencarian bintang pantene, yang
dikususkan bagi para wanita yang mempunyai rambut panjang hitam dan
lebat, yang menjadi kebiasaan bagi para wanita untuk menggunakan sampo Pantene
agar terpilih menjadi bintang iklan sampo Pantene.
2.5. Perilaku Pasar
Prilaku pasar adalah pola
kebiasaan pasar meliputi proses (mental) pengambilan keputusan serta kegiatan
fisik individual atau organisasional terhadap produk tertentu, konsisten selama
periode waktu tertentu. Kegiatankegiatan prilaku meliputi tindakan penilaiain,
keyakinan, usaha memperoleh, pola, penggunaan, maupun penolakan suatu produk.
Sampo Pantene sebagian yang menggunakan adalah
perempuan dan lakilaki, baik dari kalangan remaja sampai kalangan orang tua,
dan harganya Rp. 500 per set, biasanya sampo Pantene digunakan apabila
seseorang ingin mencuci rambut dan dibeli diwarung atau toko-toko terdekat,
seseorang membeli sampo pantene karena mereka membutuhkan sampo tersebut untuk
perawatan rambut supaya sehat dan indah pada saat mandi atau pun creambat.
Proses membeli sampo pantene tersebut adalah orang tersebut ingin mendapat
perawatan rambut indah sehat tanpa ketombe dan berkilau.
A.
Karakteristik yang mempengaruhi pembelian
Yang menjadi pengaruh
konsumen untuk membeli sampo Pantene adalah
keunggulan sampo pantene tersebut yaitu Untuk mendapatkan rambut yang
sehat
dan indahUntuk menjaga kebersihan dan keharuman Untuk menghilangkan
ketombe Sekedar coba-coba. Adapun dalam segi kemasan yang dapat mudah di ingat
oleh para konseman yaitu dari segi ukuran kemasan 5 ml (sachet) 100 ml 200 ml
400 ml. Faktor inilah yang mempengaruhi konsumen tertarik untuk membeli sampo
Pantene.
B. Proses
Kepuasan Membeli
Menurut Kotler tahap- tahap
yang dilewati pembeli untuk mencaoai
keputusan membeli melewati 5 tahap-tahap, yaitu :
a. Pengenalan Masalah
b. Pencarian informasi
c. evaluasi alternatif
d. Keputusan membeli
e. Tingkat laku pasca pembelian
Dari kelima tahapan diatas kebanyakan konsumen sampo Pantene dalam
melakukan keputusan membeli, yaitu dengan cara pencarian informasi
melalui
Televisi, Radio, Majalah, Surat kabar, Papan reklame, Teman atau saudara.
C. Pasar
Konsumen
Pasar konsumen adalah pasar
yang dimana pembelinya dalah individual
yang membeli produk untuk digunakan atau disewakan.
Faktor yang mempengaruhi prilaku pembelian
tehadap sampo pantene
adalah karena adanya :
·
Faktor budaya
Contoh: dalam lingkungan
keluarga seorang ibu rumah tangga kebiasan menggunakan sampo pantene, dalam
jangka waktu 1minggu sekali, sebab apabila digunakan setiap hari maka membuat
kulit kepala menjadi rusak dan berketombe, maka mulai dari anak- anaknya ikut
juga mencoba dan merasakan shal-hal seperti itu.
·
Faktor sosial
Contoh: dalam lingkungan
masyarakat seseorang mulai mencoba mempengaruhi orang-oarang agar mencoba sampo
pantene.
·
Faktor Pribadi
Contoh : Dari faktor usia,
kebanyakan yang memakai sampo Pantene adalah para remaja, karena seusia itu
perawatan rambut harus benar- benar di jaga dan terpilihlah sampo pantene untuk
menjaga kesehatan dan keindahan rambut.
·
Faktor psikologis
Contoh : Dengan adanya iklan
pantene dengan model perempuan berambut panjang sehat dan indah, maka seseorang
temotivasi ingin memiliki rambut seperti model bintang iklan tersebut.
2.6. Target Pasar
Target pasar paroduk sampo
Panten yaitu kepada supermarket,grosir,salon hingga kepada pengecer kemudian
sampailah kepada para konsumen. Hal itu
dilakukan karena dana yangterbatas, segmen tersebut tidak memiliki
pesaing, dan merupakan segmen yang paling tepat sebagai landasan untuk ekspansi
ke segmen lainnya.
A. Segmentasi
Pasar dan Posisi Keunggulan
Segmentasi pasar adalah proses
membagi pasar keseluruhan suatu produk atau jasa yang bersifat heterogen
kedalam beberapa segmen, di mana masing-masing segmenya cenderung bersifat
homogen dalm segala aspek. Segmentasi pasar sampo pantene lebih di targetkan
kepada segmentasi pasar konsumen yaitu membentuk segmen pasar dengan
menggunakan ciri-ciri konsumen, kemudiaan perusahaan akan menelaah apakah
segmen-segmen konsumen ini menunjukan kebutuhan atau tanggapan produk yang
berbeda.
Positioning berhubungan dengan upaya
identifikasi, pengembangan, dan komunikasi keunggulan yang bersifat khas serta
unik. Keunggulan dari sampo pantene adalah komposisi produk tersebut dari
bahan-bahan alami dan berkhasiat untuk merawat rambut rusak, selain dari
komposisi kemasannya pun di desain cukup unik sehingga mudah di ingat
oleh para konsumennya. Sehingga memberikan keunggulan dari para pesaing produk
sampo lainnya.
B. Jenis Pasar
Pemasaran yang dilakukan oleh
produk sampo Pantene termasuk kedalam
jenis Pasar persaingan sempurna karena :
·
Jumlah pembeli dan penjual banyak
·
Barang yang diperjualbelikan bersifat homogen
·
Sumber produksi bebas bergerak
·
Pembeli dan penjual mengetahui keadaan pasar
2.7. Saluran Distribusi
Saluran Distribusi
adalah suatu jalur perantara pemasaran baik transportasi maupun penyimpanan
suatu produk barang dan jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. Saluran
distibusi dipengaruhi faktor. Di antara pihak produsen dan konsumen terdapat
perantara pemasaran yaitu wholesaler (distributor/agen) yang melayani pembeli
retailer (peritel) dan juga retailer (peritel) yang mengecerkan produk kepada
konsumen akhir.
A. Fungsi
Saluran Distribusi
Fungsi utama saluran distribusi adalah menyalurkan barang dari produsen
ke konsumen, maka perusahaan dalam melaksanakan dan menentukan saluran
distribusi harus melakukan pertimbangan yang baik.
Adapun fungsi-fungsi saluran distribusi menurut Kotler (1997 : 531 :
531-532) adalah :
·
Information, yaitu mengumpulkan informasi penting
tentang konsumen dan pesaing untuk merencanakan dan membantu pertukaran.
·
Promotion, yaitu pengembangan dan penyebaran
komunikasi persuasiftentang produk yang ditawarkan.
·
Negotiation, yaitu mencoba untuk menyepakati harga
dan syarat-syarat lain, sehingga memungkinkan perpindahan hak pemilikan.
·
Ordering, yaitu pihak distributor memesan barang
kepada perusahaan.
·
Payment, yaitu pembeli membayar tagihan kepada
penjual melalui bank atau lembaga keuangan lainnya.
·
Title, yaitu perpindahan kepemilikan barang dari
suatu organisasi atau orangkepada organisasi / orang lain.
·
Physical Possesion, yaitu mengangkut dan menyimpan
barang-barang dari bahan mentah hingga barang jadi dan akhirnya sampai ke
konsumen akhir.
·
Financing, yaitu meminta dan memanfaatkan dana untuk
biaya-biaya dalam pekerjaan saluran distribusi.
·
Risk Taking, yaitu menanggung resiko sehubungan
dengan pelaksanaan pekerjaan saluran distribusi.
B. Strategi
dan keputusan rancangan saluran distribusi
Saluran distribusi Produk sampo Pantene salah satunya yaitu penyaluran
meliputi:
Produsen – Agen – Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen
Dalam saluran distribusi, produsen sering menggunakan agen sebagai
perantara untuk menyalurkan barangnya kepada pedagang besar yang kemudian menjualnya
kepada toko-toko kecil. Agen yang terlihat dalam saluran distribusi
ini terutama agen penjualan. (Swastha dan Irawan, 1997, p.295-297)
Produsen ---> Wholesaler ---> Retailer ---> Konsumen
2.8. Komunikasi Pemasaran
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan
mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan
transaksi
atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.
Tujuan Promosi
1.
Menyebarkan informasi produk kepada target pasar
potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
A. Bauran
promosi
Bauran promosi merupakan
gabugan dari berbagai jenis promosi yang ada
untuk suatu produk yang sama agar hasil dari kegiatan promo yang
dilakukan dapat memberikan hasil yang maksimal. Maka dari itu produk sampo
Pantene agar lebih efektif untuk memudahkan pengenalan produk maka sampo
Pantene
melakukan bauran promosi meliputi :
- Iklan seperti iklan koran, tellevisi, majalah, radio, katalog, poster,
dll.
- Publisitas positif maksimal dari pihak-pihak luar.
- Promosi dari mulut ke mulut dengan memaksimalkan hal-hal positif.
- Promosi penjualan dengan ikut pameran, membagikan sampel, dll.
- Public relation / PR yang mengupayakan produk diterima masyarakat.
- Personal selling / penjualan personil yang dilakukan tatap muka
langsung.
B. Iklan
Untuk pembuatan iklan, agar lebih efektif sampo pantene
menampilkan
iklan di televisi dengan menggunakan bintang iklan perempuan dengan rambut
panjang indah sehat dan berkemilau. Selain di iklankan di televisi produk sampo
Pantene mempromosikan iklan meliputi radio, famplete, baliho, majalah,dan
koran.
iklan di televisi dengan menggunakan bintang iklan perempuan dengan rambut
panjang indah sehat dan berkemilau. Selain di iklankan di televisi produk sampo
Pantene mempromosikan iklan meliputi radio, famplete, baliho, majalah,dan
koran.
C. Promosi
penjualan
Sales
PromotionMerupakan suatu bujukan langsung yang menawarkan insentif atau nilai
lebih untuk suatu produk pada sales force, distributor atau konsumen langsung
dengan tujuan utama yaitu menciptakan penjualan yang segera. Definisi promosi
penjualan menurut institute of sales promotion in England: Promosi penjualan
terdiri dari serangkaian teknik yang digunakaan untuk mencapai sasaran-sasaran
penjualan/ pemasaran dengan menggunakan biaya yang efektif, dengan memberikan
nilai tambah pada produk atau jasa baik kepada para perantara maupun pemakai
langsung, biasanya tidak dibatasi dalam jangka waktu tertentu.
Produk sampo Pantene dalam melakukan Promosi penjualan
diarahkan pada pengecer, pelangan dan tenaga penjualan. Pengecer akan bekerja
lebih keras jika diberi penawaran diskon harga, jatah iklan dan display, dan
produk-produk gratis.Mungkin pelanggan membeli produk kita jika disediakan
kupon-kupon potongan harga, paket harga, hadiah-hadiah dan jaminan-jaminan.
Tenaga penjual akan beroperasi dengan lebih giat sebagai respons atas
diselenggarakannya konteskontes berhadiah untuk kinerja terbaik.
BAB III
PENUTUP
3.1. Simpulan
·
Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah
proses sosial dan manajerial yang seseorang atau kelompok memperoleh yang
mereka butuhkan dan inginkn melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai.
·
Produk adalah segala sesuatu yang dapat
ditawarkan untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginanan
·
Harga adalah nilai pertukaran atas manfaaat
produk yang umumnya dinyatakan dalam satuan moneter.
·
Lingkungan pemasaran erupakan
kekuatan-kekuatan linngkungan makro dan lingkungan mikro yang memperngaruhi
sistem pemasaran perusahaan yang merupakan peluang dan ancaman.
·
Prilaku pasar adalah pola kebiasaan pasar
meliputi proses (mental) pengambilan keputusan serta kegiatan fisik individual
atau organisasional terhadap produk tertentu, konsisten selama periode waktu
tertentu.
·
Pasar konsumen adalah pasar yang dimana
pembelinya dalah individual yang membeli produk untuk digunakan atau disewakan.
·
Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar
keseluruhan suatu produk atau jasa yang bersifat heterogen kedalam beberapa
segmen, di mana masing-masing segmenya cenderung bersifat homogen dalm segala aspek,
·
Saluran Distribusi adalah suatu jalur
perantara pemasaran baik transportasi maupun penyimpanan suatu produk barang
dan jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. Saluran distibusi dipengaruhi
faktor.
·
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam
menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk
melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.
·
Bauran promosi merupakan gabugan dari
berbagai jenis promosi yang ada untuk suatu produk yang sama agar hasil dari
kegiatan promo yang dilakukan dapat memberikan hasil yang maksimal.
·
Sales PromotionMerupakan suatu bujukan
langsung yang menawarkan insentif atau nilai lebih untuk suatu produk pada
sales force, distributor atau konsumen langsung dengan tujuan utama yaitu
menciptakan penjualanyangsegera.
·
Personal selling atau penjualan pribadi
merupakan interaksi langsung dengan satu calon pembeli atau lebih guna
melakukan presentasi, menjawab pertanyaan dan menerima pesanan.
3.2. Saran
Penulis menyarankan
agar untuk analisa sebuah produk, harus sesuai dengan data dan informasi sesuai
analisa dan metode- metode yang obyektif, supaya data-data yang didapat mudah
di informasikan dan teruji kebenaranya. Menggunakan berbagai macam media
pengiklanan di internet.
DAFTAR PUSTAKA
Apriadi. 2009. “Pengertian, Jenis dan Fungsi Iklan”
(Online). http://triantoroblogs.blogspot.com/2009/10/pengertian-fungsi-iklan.html (Diunduh pada tanggal 1 Desember 2018).
Edward. 2011. “Definisi Periklanan Menurut Beberapa Ahli
” (Online). http://oaththinking.blogspot.com/2011/04.html. (Diunduh pada
tanggal 1 Desember 2018).
Kumpulanistilahcom. 2010. “Syarat – Syarat Iklan”
(Online). http://id.shvoong.com.
(Diunduh pada tanggal 1 Desember 2018).
Melati, Dwinda Aulia. 2010. “Teori Iklan” (Online). http://www.blogtopsites.com.html (Diunduh pada tanggal 2 desember 2018).

Post a Comment for "Contoh Makalah Iklan Sampo Pantene"