Analisa Perusahaan PT. Japfa Comfeed Indonesia
ANALISA PERUSAHAAN
PT. JAPFA COMFEED INDONESIA
PT. JAPFA COMFEED INDONESIA
Disusun Oleh :
MUHAMMAD SETIAWAN
NPM : 16.71.0016
PROGRAM STUDI S1 SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN
MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI
2017
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur
saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat dan
hidayah-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini sesuai dengan waktu
yang telah ditentukan.
Tujuan utama
penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar
Manajemen & Bisnis yang berjudul analisa perusahaan PT. Japfa Comfeed
Indonesia.
Meskipun saya
telah berusaha dengan segenap kemampuan, saya menyadari bahwa makalah ini belum
sempurna. Oleh karena itu, segala kritik dan saran yang diberikan akan saya
sambut dengan kelapangan hati guna perbaikan di penulisan selanjutnya.
Akhir kata, saya berharap semoga makalah ini dapat
bermanfaat dan berguna bagi kita semua.
Banjarmasin, Desember 2016
Penulis,
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada era globalisasi saat ini
perusahaan dituntut untuk memiliki manajemen yang baik agar dapat tetap
menjalankan kegiatan operasinya. Perusahaan tersebut tidak hanya perusahaan
jasa tapi juga perusahaan dagang maupun perusahaan manufaktur. Informasi
keuangan menjadi semakin penting dalam kehidupan perekonomian, khususnya untuk
dunia usaha. Hal ini karena ketersediaan informasi keuangan sangat dibutuhkan
bagi para pelaku ekonomi untuk mengambil keputusan dalam rangka menentukan
kebijakan manajemen yang tepat bagi perusahaan.
Pada makalah ini penulis akan
membahas tentang analisa perusahaan PT. Japfa Comfeed Indonesia tbk, yang
merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang agri-food terbesar
dan terintegrasi di Indonesia. Unit bisnis utama perusahaan ini yakni pembuatan
pakan ternak, pembibitan ayam, pengolaan unggas serta pembudidayaan pertanian.
Keunggulan dari perusahaan ini meliputi integrasi vertikal dan skala ekonomi.
1.2 Tujuan
1.
Untuk
mengetahui lebih jauh tentang perusahaan PT. Japfa Comfeed Indonesia.
2.
Menjelaskan
struktur organisasi perusahaan PT. Japfa Comfeed Indonesia.
3.
Memaparkan
tentang manajemen perusahaan PT. Japfa Comfeed Indonesia.
1.3 Waktu Penelitian
Penelitian dilakukan dengan menggunakan beberapa referensi
buku pedoman maupun dari situs internet resmi.
BAB II
DASAR TEORI
2.1 Visi dan Misi
Untuk memantapkan langkahnya dalam usaha agribisnis, PT
Japfa Comfeed Indonesia mendasarkan dirinya pada visi dan misi yang telah
disepakati sebagai pedoman perusahaan.
2.1.1 Visi perusahaan
Kesuksesan PT. Japfa Confeed Indonesia dibangun atas dasar
keyakinan dalam membina hubungan yang paling menguntungkan, berdasarkan
kepercayaan dan integritas. Bersama seluruh pihak-pihak terkait perseroan
selalu mengambil sisi pro aktif dalam mengembang hubungan yang saling
menguntungkan. Adapaun berikut visi dan misi perusahaan:
1.
Bersama
seluruh pemegang sahamnya, perseroan senantiasa bertujuan meraih imbal hasil
investasi yang lebih baik.
2.
Bersama
rekan bisnis, perseroan bekerja sama dalam menekan persaingan yang tdak sehat.
3.
Bersama
pelanggan, perseroan memfokuskan diri untuk memberikan dan menghasilkan produk
unggulan dan pelayanan yang sangat bersaing dan membina hubungan yang saling
menguntungkan.
4.
Bersama
pemasok, menawarkan dam mengeksploitasi kesepakatan dalam bekerja sama.
5.
Bersama
karyawan, perseroan harus mencari dan mengembangkan program-program yang dapat
memberikan hasil dan nilai tambah terbaik bagi setiap karyawan.
6.
Bersama
Masyarakat, perseroan melakukan upaya untuk menjadi warga dunia usaha yang
bertanggung jawab terhadap masyarakat disekitarnya.
Mengikuti motto “Berkembang
Menuju Kesejahteraan Bersama” menjadi titik tolak kesuksesan PT Japfa
Comfeed Indonesia.
2.1.2 Misi Perusahaan
Pada tahun 2015 menjadi penyedia
terkemuka dan terpercaya di bidang produk
pangan berprotein terjangkau di
kawasan berkembang Asia, berlandaskan kerjasama
dan pengalaman teruji, dalam
upaya memberikan manfaat bagi seluruh pihak
terkait.
Penjelasan:
Terkemuka
1.
Menjadi
yang utama dan selalu diingat
2.
Menjadi
panutan bagi industry sejenis
3.
Berkembang
melalui proses berkesinambungan
4.
Selangkah
lebih maju dalam persaingan
Terpercaya
1.
Dapat
diandalkan segenap pemasok, pelanggan dan karyawan
2.
Konsisten,
dapat dipercaya, aman, berkualitas baik, produk higienis
3.
Bertanggung
jawab kepada masyarakat dan lingkungan sekitar
Terjangkau
1.
Mengutamakan
masyarakat luas
2.
Kualitas
baik dengan harga terjangkau
3.
Berperan
aktif dalam menanggulangi keterbatasan pangan
4.
Penyedia
protein yang efisien, mengarah pada tingkat keuntungan jangka panjang yang
mendukung kelangsungan usaha
Produk Pangan
Berprotein
1.
Mengembangkan
usaha dibidang protein dari hewan ternak termasuk unggas dan hewan laut
2.
Termasuk
usaha utama di bidang pakan, pembiakan & pemeliharaan ternak, vaksin dan
lain-lain
3.
Berujung
pada produksi makanan olahan untuk konsumsi manusia
Kawasan Berkembang
Asia, meliputi:
1.
Asia
tenggara
2.
Indo
China
3.
China
4.
India
5.
Timut
tengah
Kerjasama
1.
Bekerjasama
dan saling membantu satu sama lain tanpa diminta
2.
Koordinasi
yang sempurna
3.
Beroperasi
sebagai satu kesatuan
4.
Berbeda
pendapat tetapi tetap bergerak sebagai satu tim
Pengalaman teruji
Memiliki pengalaman teruji di bidang peternakan dan di
kawasan berkembang Asia
Pihak terkait, meliputi:
1.
Karyawan
2.
Pelanggan
3.
Pemasok
4.
Peternak
mitra
5.
Pemegang
saham
6.
Masyarakat
BAB III
ANALISA HASIL KUNJUNGAN
3.1 Profil Perusahaan
3.1.1 Sekilas Tentang Perusahaan
PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk
berdiri pada tanggal 18 Januari 1971, pada awal berdirinya bernama PT. Java
Pelletezing Factory LTD (JAPFA) yang bergerak dalam industry ekstraksi minyak
bungil kelapa & pelletizing plant (komplek
pengolahan pakan ternak). Adapaun jenis produksi yang dihasilkan pada saat itu
adalah minyak ekstraksi bungil kelapa (CEO-Coconut
Extraction Oil) dan pellet bungil kelapa (CEP-Copra Extracted Pellet). Lokasi industry pertama kali dari
perusahaan ini di kota Surabaya tepatnya di Jl. Nilam Barat dan pemilik dari
perusahaan ini masih bersifat pribadi (privatei)
yaitu Bapak Ferry Teguh Santosa. Pada masa-masa itu produk JAPFA Oil dan JAPFA
Pellet merupakan produk yang disegani di Benua Eropa walaupun produk tersebut
dihasilkan dari perusahaan yang bias dibilang perusahaan pribadi. Sesuai dengan
berkembangnya industry dibidang pakan ternak, PT. Java Pelletizing factory LTD
menjual Sahamnya kepada khalayak luas (go
public). PT. Java Pelletizing Factory LTD go publik pada tanggal 22 Agustus
1989.
Untuk memperluas bidang usaha maka
PT. Java Pelletizing Factory LTD pada tanggal 12 Desember 1989 mengakuisisi 4
buah industry ransum pakan ternak di Sidoarjo, Tanggerang, Cirebon dan Lampung
di bawah bendera merek “COMFEEDD” dan 1 buah industri ransum pakan udang di
Sioarjo merek “COMFEED”. Untuk menunjang perkembangan dari industry tersebut
maka PT. Java Pelletizing Factory LTD memindahkan pusat bisnisnya dari Surabaya
ke Jakarta.
Sebagai
salah satu metode untuk melakukan diferensiasi bisnis, PT. Java Pelletizing
Factory LTD antara lain melakukan penambahan jenis usaha dengan mengakuisisi
serta membentuk anak perusahaan dengan modal bisnis yang
berbeda tapi melengkapi fungsi-fungsi yang ada dalam model
bisnis inti PT. Java Pelletizing Factory LTD.
3.1.2 Struktur Organisasi
Dalam mempertahankan kontinuitas
dan pengembangan perusahaan, system manajenem sangat diperlukan. Salah satu
aspek dari system manajemen adalah bentuk organisasi untuk mempermudah membuat
suatu system kerja yang efektif dan efesien (Swasta dan Soekotjo, 1983).
Bentuk struktur
organisasi pada PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk adalah lini dan staff, dengan cirri-ciri antara lain
wewenang yang diberikan langsung dari atasan kepada bawahan dan tiap departemen
tidak bertanggung jawab terhadap staff,
perusahaan merupakan suatu organisasi besar, daerah kerjanya luas, mempunyai
bidang tugas yang beraneka ragam, jumlah karyawannya banyak serta terdapat satu
atau lebih tenaga staff.
Beberapa keuntungan organisasi lini
dan staff adalah dapat digunakan oleh
setiap organisasi besar, apapun tujuannya, betapapun luas tugas dan kompleks
susunan organisasinya, pengambilan keputusan yang sehat lebih mudah karena
adanya staff ahli.
Sedangkan
kerugiannya antara lain karyawan tidak saling mengenal sehingga solidaritas
sukar diharapkan, koordinasi organisasi terkadang sulit diterapkan karena rumit
dan kompleksnya (Manullang, 1981).
PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk
dipimpin oleh seorang Head of Unit yang
membawahi beberapa Departemen yaitu Marketing,
Plant, Procurement, finance and Accounting, Quality Control, dan pernonnel and General affrairs yang
masing-masing dipimpin oleh seorang Manajer Departemen.
Head of Unit bertanggung jawab sepenuhnya
pada perusahaan, di dalam menentukan kebijakan untuk pengembangan perusahaan,
bertanggung jawab atas terselenggaranya tugas dan pengelolaan personil
perusahaan. Marketing Manager mempunyai
tanggung jawab dalam menentukan masalah strategi penjualan, harga dan kolektor
atau penarik uang dan bertanggung jawab terhadap Head of Unit. Plant Manager bertanggung
jawab terhadap masalah produksi, pergudangan yang meliputi bahan baku dan
barang jadi, masalah teknik yang meliputi mesin dan kelengkapannya serta
fassilitas pabrik, masalah proses perencanaan produksi dan pengendalian
inventori. Plant Manager secara
langsung membawahi Production Departmen,
Warehouse Department, Technical
Department, dan PPIC Department.
Selain itu Plant Manager juga
bertanggung jawab terhadap Head of Unit.
Procurement Manager bertanggung jawab
kepada Head of Unit dan terhadap
pengadaan material sesuai standart dengan bahan baku impot mengatur mulai dari
pembelian, pengiriman dan penerimaan di pelabuhan.
Finance
and Accounting Manager bertanggung jawab terhadap penentuan strategi
keuangan secara total meliputi pengeluaran uang, pemasukan uang, mengontrol
pemasukan dan pengeluaran uang serta pajak dan bertanggung jawab terhadap Head of Unit.
Quality
Control Manager mempunyai
tanggung jawab dalam melakukan control terhadap bahan baku yang akan dibeli
atau yang masuk, bahan baku yang tersimpan dalam gudang, bahan baku yang sedang
dip roses dan barang jadi dalam gudang serta memberikan garansi terhadap
kondisi-kondisi tersebut diatas kepada departemen internal meliputi produksi,
pengadaan material dan formulator serta
bertanggung jawab terhadap Head of Unit.
Tanggung
jawab seorang Personnel and General
Affrairs Manager meliputi masalah penerimaan pegawai, promosi, gaji,
kesehatan, keamanan dan bertanggung jawab kepada Head of Unit.
3.2 Pemaparan Kondisi Manajenen Perusahaan
3.2.1 Kondisi Secara Umum
Tujuan suatu organisasi perusahaan adalah untuk mencapai
tujuan dimana individu-individu tidak dapat mencapainya sendiri. Kelompok dua
atau lebih orang yang bekerja secara kooperatif dan dikoordinasikan dapat
mencapai hasil lebih daripada dilakukan perseorangan. Konsep ini disebut synergy. Tiang dasar pengorganisasian
adalah prinsip pembagian kerja yang memungkinkan synergy terjadi.
Sebagai contoh,
pembagian kerja PT. Japfa Comfeed Indonesia :
dimana ada manajer perusahaan, kepala bagian lapangan,
asisten kepala lapangan, dokter hewan, anak kandang, serta petugas-petugas
lainnya, Pembagian kerja ini efektif karena bila hanya komponen kecil dari
pekerjaan yang dilaksanakan, kualifikasi personalia yang rendah digunakan,
latihan jabatan lebih mudah. Gerakan-gerakan dan perpindahan yang percuma dari
komponen pekerjaan yang besar diminimumkan. Lebih dari itu, pembagian kerja
mengarahkan penanaman pada peralatan dan mesin-mesin yang efisien untuk
meningkatkan produktivitas.
3.2.2 Manajemen SDM
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan salah satu
perusahaan dalam pembuatan pangan terkemuka dengan kegiatan bisnis inti
meliputi pembuatan pakan ternak, pembibitan ayam, pengolahan unggas dan
perikanan budidaya. PT Japfa Comfeed Indonesia juga merupakan salah satu
perusahaan nasional yang menggunakan teknologi komputer sebagai media dalam
melaksanakan proses bisnis. Akan tetapi, selama ini dalam mengelola informasi
SDM sebagai penunjang kebutuhan sumber daya manusia PT Japfa Comfeed Indonesia
masih menggunakan sistem yang belum dapat memberikan informasi SDM secara
cepat, mudah, dan akurat. Berdasarkan hasil wawancara dengan Head Of HRIS
(Human Resource Information System) PT Japfa Comfeed Indonesia, bahwa PT Japfa
Comfeed Indonesia memiliki sistem yang dirancang sendiri untuk melakukan
kegiatan proses bisnis pada divisi human resource. Berdasarkan wawancara dengan
Head Of HRIS PT Japfa Comfeed
Indonesia Tbk, setiap bulan, triwulan, semester, dan tahunnya PT Japfa Comfeed
Indonesia membuat dan mengelola data karyawan yang berjumlah 27.777 karyawan
menjadi sebuah informasi SDM dengan menggunakan Ms. Word dan Ms. Excel, yang
dimana staff human resource PT Japfa Comfeed Indonesia harus mengecek satu
per-satu data karyawan dari tiap divisi, dan cabang perusahaan untuk disatukan
dan diolah menjadi informasi SDM sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk
membuat serta mengelola informasi SDM tersebut. Selain permasalahan pengelolaan
informasi, banyak permasalahan-permasalahan yang terjadi pada divisi Human Resource seperti karyawan yang
telah berhenti masih menerima gaji karena data tidak update, kurangnya talent
management, dan sebagainya.
Informasi SDM dibuat menjadi sebuah laporan yaitu laporan bulanan,
laporan triwulan, laporan semester, dan laporan tahunan. Setiap laporan
berisikan informasi mengenai SDM seperti informasi distribusi usia karyawan,
masa kerja dan pendidikan karyawan, informasi training karyawan, dan sebagainya
sesuai dengan rentang waktu laporan yang ingin dibuat.
Masalah lain dalam pengolaan informasi SDM juga terjadi pada
kemungkinan terjadinya kesalahan dan kelalaian staff HRIS dalam mengelola
informasi SDM sehingga informasi yang disediakan kurang berkualitas dan akurat.
Dapat juga mengakibatkan biaya yang dikeluarkan untuk mengelola informasi SDM
sangat banyak.
3.2.3 Manajemen Produksi
Dalam pemenuhan bahan baku hasil produksi, PT. Japfa Comfeed
Indonesia mengadakankontrak dengan perusahaan angkutan darat dan laut EMKL
(ekspedisi muatan kapal laut), Besar kecilnya dan frekuensi pengiriman pakan
tergantung dari permintaan konsumen, besar kecilnya agen dan fasilitas
gudangyang dimiliki oleh agen.
3.2.4 Manajemen Keuangan
Likuiditas pada jangka pendeknya cukup baik meskipun mengalami
penurunan dari tahun sebelumnya tetapi tetap dapat melunasi hutang-hutangnya.
Peningkatan yang cukup baik tersebut membuktikan kemampuan perusahaan dalam
mempertahankan kas karena kasnya meningkat dari tahun ke tahun. PT. Japfa
Comfeed Indonesia juga memiliki investasi jangka pendek yang dapat mengurangi
kelikuidan perusahaan dan menunjukkan perusahaan belum mampu menjual
persediaannya. Perusahaan juga memiliki peningkatann kas tetapi dalam aktivitas
operasi di bagian penjualan mengalami penurunan yang didukung dengan memiliki
investasi jangka pendek. Hal ini perlu diwaspadai karena dikhawatirkan bahwa
kas meningkat karena adanya investasi jangka pendek.
3.2.5 Manajemen Pemasaran
PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan salah
satu perusahaan yang bergerak dalam usaha makanan ternak yang khusus melayani
kebutuhan pakan di Indonesia. Dalam menjalankan usahanya perusahaan ini
bersaing dengan beberapa perusahaan pakan ternak yang ada di Indonesia dan
menyadari perlunya pemahaman dalam mencapai tujuan pemasarannya. Untuk itu
diperlukan suatu kegiatan pemasaran yang merupakan kegiatan perusahaan mulai
dari perencanaan produksi hingga pemasaran. PT. Japfa Confeed Indonesia
memasarkan produknya memalui penjualan langsung ke peternak dan juga melalui
agen-agen maupun toko-toko penyedia sarana peternakan. Selain itu PT Japfa Juga
memberikan pelayanan jasa kepada para peternak dengan cara memberikan mereka
pengarahan dan pembinaan.
3.3 Hasil Analisa
Berdasarkan hasil penelitian di peroleh dapat
dikatakan bahwa PT. Japfa Comfeed Indonesia merupakan salah satu perusahaan
terbesar yang bergerak dalam bidang agri-food terintegritas di Indonesia.
Berbagai macam unit bisnis yang dilakukan oleh perusahaan ini mulai dari
pembuatan pakan ternak, pembibitan ayam, pengolahan unggas serta pembudidayaan
tanaman.Perusahaan ini juga memliki keunggulan yang meliputi integrasi vertikan
dan skala ekonomi, hal ini dimaksud bahwa perusahaan menjalin hubungan baik
antara operasional yang dilakukan di hulu dengan hilir. Dengan dijaganya
hubungan tersebut maka akan terjamin kualitas produk yang unggul. Disamping itu
dengan skala ekonomi. PT Japfa menawarkan produk-produk dengan biaya yang
terjangkau bagi konsumen Indonesia.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
PT Japfa Comfeed Indonesia merupakan salah satu perusahaan
terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang produksi pakan ternak yang
terintegritas. Perusahaan ini juga melakukan kegiatan seperti pembibitan ayam,
pengelolaan unggas dan pembudidayaan tanaman
Visi, misi, pemilihan
strategis yang di ambil oleh PT Japfa Comfeed Indonesia menghasilkan strategi
induk, dan tujuan strategi organisasi untuk jangka panjang dan masihsesuai
dengan keadaan saat ini, sehingga tidak perlu ada perubahan dari Visi Misi
tersebut.
4.2 Saran
Hal-hal yang harus
diperhatikan oleh PT. japfa Comfeed Indonesia dalam memasarkan produk yaitu
strategi dalam bersaing melalui respon secara terus menerus terhadap peluang
dan ancaman eksternal maupun kekuatan dan kelemahan internal yang dapat
mempengaruhi sesuatu organisasi.Keberhasilan suatu strategi sangat ditentukan
oleh seberapa besar tingkat kesesuaian strategi tersebut dengan situasi eksternal seperti tingkat
permintaan pasar, tingkat persaingan, dan perkembangan teknologi informasi
serta kondisi internal seperti kapasitas produksi dan tingkat produktivitas
dari perusahaan itu sendiri.
Perusahaan
harus senantiasa mengamati perubahan situasi eksternal dan perkembangan
usahanya agar dapat menganalisa apakah strategi yang digunakan masih sesuai
dengan situasi dan kondisi saat ini agar visi dan misi perusahaan tercapai.
DAFTAR PUSTAKA
Sevilla. G, Ochave, Jesus., Uriarte, Gabriel., 1993. Pengantar Metode
Penelitian. Universitas Indonesia, Jakarta.
Siagian, S.P. 2002. Manajemen Strategik. Bumi Aksara: Jakarta.
Dinas Peternakan, 2005. Statistik Peternakan Tahun 2005. Dinas
Peternakan Provinsi Sulawesi Selatan.
http://entrepreneurship-succes.blogspot.co.id/2011/06/struktur-organisasi-perusahaan.html
Porter, M.E. 2005. Keunggulan Bersaing Menciptakan dan Mempertahankan
Kinerja Unggul. Binarupa Akasara: Jakarta

PT TWIN Logistics perusahaan Ppjk ingin mengajukan penawaran kerjasama dalam bidang pengurusan barang Import RESMI & BORONGAN.
ReplyDeleteServices Kami,
Customs Clearance Import sistem Resmi maupun Borongan
Penanganan secara Door to Door ASIA & EROPA Sea & Air Service
Penyediaan Legalitas Under-Name (Penyewaan Bendera Perusahaan)
Pengiriman Domestik antar pulau seluruh Indonesia laut dan Udara atau Darat.
Keterangan tambahan :
1. Nomor Induk Berusaha ( NIB ) : 1257002601078
2. IT ( Mainan, Elektronic, Garmen, Sepatu dan Peralatan kaki lainnya )
3. SPI-PI Besi Baja,
4. SPI-PI Produk Kehutanan,
5. SPI-PI Barang Bekas,
6. SPI-PI Tekstil & Izin TPT
7. Produk-produk Lartas SNI
8. LS ( Laporan Surveyor )
9. LS Alas kaki
10. LS Garment
11. LS Textile
12. LS Electronik
Terima kasih atas kepercayaan kepada kami, semoga kerjasamanya berjalan dengan baik dan lancar.
Jika ada pertanyaan lebih lanjut, Bpk/ Ibu dapat menghubungi Customer Support PT TWIN Logistics melalui Nomor Phone : +62 21 8498-6182, 8591-7811 Whatssapp : 0819-0806-0678 E-Mail : andijm.twinlogistics@yahoo.com
Mr. Andi JM
Hp Whatssapp : 0819-0806-0678 / 0813-8186-4189
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = == = = = =
PT TUNGGAL WAHANA INDAH NUSANTARA
Jl. Raya Utan Kayu No.105 B Jakarta Timur 13120 Indonesia
Phone : +62 21 8498-6182, 8591-7811 Fax : +62 21 8591-7812
Email : pt.twinlogistics@yahoo.com, andijm@twin.co.id
Web : www.twinlogistics.co.id , www.twin.co.id